Bike-sharing booming di China, Shenzhen terbitkan aturannya

Bike-sharing booming di China, Shenzhen terbitkan aturannya

Aplikasi perusahaan bike-sharing Mobike yang juga beroperasi di China. (mobike.com).

Shenzhen (Otolovers) - Layanan berbagi-sepeda (bike-sharing) sedang booming di China, persaingan yang ketat, dan jumlahnya semakin banyak, sehingga memaksa otoritas Kota Shenzhen menerbitkan aturan untuk menjaga pasar tetap sehat.

Setidaknya ada tujuh perusahaan bike-sharing yang beroperasi di Shenzhen, yang mengelola sekitar 520.000 sepeda yang telah digunakan oleh lebih dari 9 juta pengguna pada akhir Maret.

Dalam sehari rata-rata mencapai 2,5 juta perjalanan dengan sepeda oleh pengguna di kota itu, menurut kantor berita China, Xinhua, dalam laporannya.

Seperti halnya layanan angkutan berbasis aplikasi mobile, pengguna dapat dengan mudah memesan sepeda via aplikasi smartphone di tempat tertentu dan menuju tujuan tertentu di kota.

Menurut peraturan, perusahaan bike-sharing diharuskan memiliki rekening bank sebagai penyimpan deposito. Mereka juga harus memastikan data pengguna mereka aman.

Perusahaan yang ingin berhenti operasi harus membuat mengumumkan kepada publik setidaknya 20 hari sebelum menutup operasinya. Mereka harus mengembalikan semua deposito dan saldo rekening para penggunanya.

Dokumen peraturan menyarankan bahwa pemerintah kota harus mendukung perkembangan pasar yang sehat dan memberikan dukungan infrastruktur. Selanjutnya, jumlah sepeda yang di-share tidak boleh melebihi hunian dan beban kapasitas kota.

Perusahaan juga harus berbagi informasi dengan manajemen lalu lintas dan kepolisian lokal mengenai jumlah pengguna terdaftar, jumlah sepeda di jalan dan distribusi sepeda dan seberapa sering penggunaannya.

COPYRIGHT © Otolovers.com 2017

Komentar