Ini pandangan Mercedes-Benz soal perempuan

Ini pandangan Mercedes-Benz soal perempuan

Mercedes-Benz G-Class dan partisipan She's Mercedes

Stuttgart (Otolovers) - Merujuk tema Hari Perempuan Internasional 8 Maret lalu “Be bold for change“ (Berani untuk perubahan), Mercedes-Benz menyatakan tekad yang sama dalam mendorong seperti yang dilakukan pendiri brand ini pada akhir abad 19.

Merek Jerman ini di bawah Daimler AS ini tidak lepas dari nama besar dua wanita, yakni Mercedes Jelinek, putri seorang pengusaha Austria yang meluncurkan penjualan kendaraan Daimler pada tahun 1898.

Kemudian, Bertha Benz, yang berani melakukan perjalanan jauh pertama dengan mobil rancangan suaminya, kendaraan yang menjadi cikal bakal brand Mercedes-Benz.

Oleh karena itu, inisiatif She’s Mercedes dibentuk, sebagai upara merek ini membawa kebutuhan perempuan, bahkan lebih jauh ke dalam fokus.

"Perempuan adalah kelompok konsumen yang tumbuh paling cepat dan paling berpengaruh di dunia," kata Kerstin Heiligenstetter, kepala She’s Mercedes, inisiatif yagn diluncurkan pada September 2015.

"Tujuan kami adalah untuk merespon secara holistik dengan keinginan dan kebutuhan perempuan—dari perjalanan hingga komunikasi untuk layanan tahun-tahun mendatang, tujuan kami adalah membangun Mercedes-Benz sebagai merek mobil premium paling menarik di dunia untuk perempuan dan untuk secara signifikan meningkatkan proporsi pelanggan wanita.”

Inisiatif ini mencakup pelatihan karyawan penjualan, lebih banyak staf penjualan perempuan, pengembangan layanan purna jual baru dan layanan mobilitas disesuaikan.

Respon terhadap inisiatif ini luar biasa, dan diklaim 5000 perempuan telah mengambil bagian dalam acara She Mercedes di seluruh dunia. Ada banyak kepentingan terutama di China dan Timur Tengah.

Dan pada Hari Perempuan Internasional lalu, She’s Mercedes telah memberikan penghormatan kepada Yuna, aktris dan musisi Los Angeles berdarah Malaysia, dan merekamnya dalam video kampanye berjudul “The Female Bond”.

Melanjutkan komitmennya dalam mengapresiasi wanita, Daimler telah memutuskan untuk meningkatkan proporsi perempuan dalam manajemen hingga 20 persen pada 2020.

Persentase tersebut terus tumbuh di tahun-tahun terakhir dan saat ini sudah mencapai 15 persen. Dengan Renata Jungo Brüngger dan Britta Seeger, Daimler memiliki dua perempuan di dewan manajemen.

“She’s Mercedes merupakan inisiatif merek pertama yang mendukung wanita modern dalam kehidupan profesional dan pribadi mereka. Saya senang dengan respon dan antusias berlebih dari ribuan wanita di lebih dari 20 pasar. Hal ini menunjukkan bahwa kita berada di jalur yang benar dengan inisiasi,” tambah Kerstin Heiligenstetter.

COPYRIGHT © Otolovers.com 2017

Komentar