Pereli Indonesia masuk 10 besar Asia Cross Country Rally
Ivan Setyanto,
18 Agustus 2016
Pereli Indonesia Kadek Ramayadi
Tidak mudah untuk bisa masuk dalam barisan 10 besar para pereli terbaik di Asia dan Eropa tersebut, bukan hanya sekadar persiapan mental dan fisik, namun juga performa motor dan kemampuan navigasi, kata tim Furukawa Battery Indonesia dalam pernyataan persnya.
Di hari ketiga, Kadek Ramayadi berhasil menebus kegagalan dua leg sebelumnya dengan mencapai urutan ke-10 dari hasil akumulasi dua Special Stage (SS) yang harus dijalani oleh peserta yakni dari Poum Thmei ke Thmor Da (SS3) dan Thmor Da ke Poum Thmei Market (SS4) sepanjang total 150km.
Kadek mencetak total waktu 1 jam 52 menit 58 detik berselisih empat menit dari sang pemenang dari Jepang.
Perjuangannya tidak mudah, karena Kadek harus start dari urutan paling belakang dan ban belakang motornya sempat kempes selama SS berlangsung ditambah dengan belum sepenuhnya motor dalam kondisi prima usai mengalami masalah teknis sebelumnya.
Usai finish SS, peserta harus menempuh jarak 250km country road, dan lagi-lagi Kadek mengalami pecah ban keduanya, hingga sampai diisi rumput sebelum akhirnya mendapatkan ban cadangan dari tim Thailand.
Bertarung di jalur lebar gravel bercampur batu dan berkarakter high speed, Kadek menunjukan spiritnya mengejar ketertinggalan dari dua leg sebelumnya dengan tampil percaya diri memaksimalkan kondisi motor yang ada.
Sementara Rudy Poa yang finish di urutan ke-22 mengaku di leg ini tidak terlalu banyak memforsir motor, selain karena suspensi bocor dan jok kerap kali lepas sehingga mengganggu kenyamanan.
"Semoga semangat 17 Agustus hari ini akan membuat saya semakin tampil baik dan mohon doa restu dari semuanya," kata Kadek.
Berikut hasil leg ketiga Asia Cross Country Rally 2016 Motor:
1. Takuya Izumoto (Jepang)
2. Yoshio Ikemachi (Jepang)
3. Sumaetee Trakulchai (Thailand)
4. Dan-Olov Olle Ohlsson (Swedia)
5. Daravuth Chan (Kamboja).
COPYRIGHT © Otolovers.com 2016






