Ilustrasi: mobil Ford

Ford recall lebih 400.000 mobil susul 29 laporan kebakaran

Deaborn, Michigan (Otolovers) - Produsen mobil Amerika, Ford Motor Company, pada Rabu (29/3) waktu setempat mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih 400.000 mobil Ford berbagai model, dengan separuhnya karena riskan terbakar pada mesinnya.

Recall dalam jumlah yang relatif besar di Amerika Utara itu, 230.756 unit di antaranya mencakup Ford Escape 2014, Ford Fiesta ST 2014-2015, Ford Fusion 2013-2014, dan Ford Transit Connect 2013-2015.

Ford mengkonfirmasi ada 29 laporan kebakaran yang terjadi di Amerika Utara dan Kanada, meskipun tidak ada korban cedera dilaporkan.

Pada kendaraan terdampak, kurangnya sirkulasi pendingin (coolant) dapat menyebabkan mesin terlalu panas sehingga berakibat retaknya kepala silinder dan memicu kebocoran minyak atau oli bertekanan tinggi.

Kebocoran minyak, yang kemudian terpapar di permukaan mesin yang panas, diidentifikasi bisa memicu kebakaran di dalam ruang mesin. Dan, ini bukan kekhawatiran lagi karena setidaknya sudah ada 29 laporan kebakaran terkait masalah itu.

Model-model yang ditarik tersebut semuanya merupakan kendaraan yang dilengkapi dengan mesin GTDI 1.6 liter Ford. Sejauh ini ada sekitar 230.756 kendaraan terdampak di Amerika Utara, termasuk 208.584 di Amerika Serikat dan wilayah federalized, 21.854 di Kanada, dan 318 di Meksiko.

Selain risiko kebakaran yang dipicu kelemahan sistem pendingin, Ford juga menarik sekitar 211.000 unit kendaraan karena masalah berbeda, yakni pengait pintu yang tidak dapat mengunci sehingga menyebabkan pintu bisa terbuka dengan sendirinya.

Masalah yang meningkatkan risiko cedera ketika berkendara itu, melibatkan Ford Fiesta 2014, Ford Dusion 2013-2014, dan Lincoln MKZ 2013-2014.

Ada 210.619 unit kendaraan yang harus ditarik Ford karena masalah tersebut, dengan 191.432 di antaranya di Amerika Serikat dan wilayah federalized, 10.996 di Kanada, dan 8191 di Meksiko.

Bukan hanya itu, Ford rupanya me-recall juga sekitar 548 pick-up Ford F-450 DAN F-550 lantaran getaran driveline akibat sistem resonasi ketika dalam kecepatan di atas 75 mil per jam.

Masalah tersebut dapat menyebabkan komponen transmisi dan atau driveline patah sehingga kendaraan kehilangan tenaga ketika berkendara tanpa ada peringatan. Ini juga menyebabkan kendaraan meluncur tanpa terkendali ketika diparkir jika rem parkir tidak diaktifkan.

Editor: Ivan Setyanto

COPYRIGHT © Otolovers.com 2017