Nico Rosberg dan istrinya. (formula1.com)

Pebalap Mercedes Rosberg pensiun dari Formula 1

Jakarta (Otolovers) - Pebalap Mercedes Nico Rosberg mengumumkan pensiun dari balap Formula 1, hanya beberapa hari setelah ia memastikan gelar juara dunia 2016 dalam grand Prix di Abu Dhabi pada minggu terakhir November 2016.

"Sejak 25 tahun di balap, telah menjadi impian saya, 'satu hal' saya ingin menjadi Juara Dunia Formula Satu," kata Rosberg melalui media sosial.

"Melalui kerja keras, rasa sakit, pengorbanan, itu sudah target saya. Dan sekarang saya sudah berhasil,” katanya dikutip formula1.com, Jumat (2/12).

"Saya telah mendaki gunung saya, saya di puncak, jadi ini terasa benar. Emosi terkuat saya sekarang adalah rasa syukur yang mendalam kepada semua orang yang mendukung saya untuk membuat mimpi itu nyata.”

Rosberg, yang memenangi sembilan Grand Prix tahun ini dalam perjalanannya meraih gelar, mengatakan bahwa ia mulai merenungkan masa depannya ketika balapan di Jepang bulan Oktober, dan kemudian membuat keputusan dalam waktu 24 jam dari akhir mendebarkan akhir pekan lalu di Abu Dhabi, di mana ia meraih podium yang dibutuhkan untuk meraih juara dunia.

"Ketika saya memenangi balapan di Suzuka, sejak saat ketika tujuan gelar itu di tangan saya sendiri, tekanan besar dimulai dan saya mulai berpikir tentang mengakhiri karir balap saya jika saya menjadi juara dunia," lanjutnya.

"Saya mengambil keputusan saya pada Senin malam. Setelah mempertimbangkan selama sehari, orang pertama yang saya beritahu adalah (istri) Vivian dan Georg (Nolte, dari tim manajemennya), kemudian (Kepala Motorsport Mercedes-Benz) Toto (Wolff)."

Rosberg memulai karir F1-nya dengan Williams pada 2006 sebelum pindah ke Mercedes untuk musim 2010. Ia memenangkan Grand Prix pertama dengan Silver Arrows di China tahun 2012 dan melanjutkan untuk mengambil total 23 kemenangan dari 206 start, dua kali menyelesaikan balapan meraih runner-up sebelum merebut gelar juara dunia pertamanya.

Rosberg, putra Keke Rosberg yang memenangkan kejuaraan dunia F1 tahun 1982, mengungkapkan keprihatinan kepada tim Mercedes yang harus mencari driver lain untuk bermitra Hamilton pada 2017.

Editor: Ivan Setyanto

COPYRIGHT © Otolovers.com 2016