Toyota C-HR siap tantang Outlander Sport dan CR-V

Jakarta (Otolovers) - SUV yang hadir masih dalam konsep di GIIAS 2016 lalu, Toyota C-HR, pada awal November nanti sudah bisa dipesan secara online, dan Toyota Motor Corporation menjanjikan mobil itu sudah beredar mulai dari Jepang pada akhir tahun ini.

Crossover pada kelas SUV kompak menengah ini siap menantang dua pesaing utamanya di Indonesia, bahkan pasar global, yakni Mitsubishi Outlander Sport atau Honda CR-V, HR-V, dan BR-V, model-model terbaru Honda yang sukses mendongkrak penjualan.

Seperti kebiasaan Toyota, yang tidak pernah miskin varian dalam satu model, C-HR juga bakal dirilis dalam empat varian, yakni tipe G dan S yang bermesin hybrid 1.8 liter dan tipe G-T serta S-T dengan mesin turbo 1.2 liter.

Sejak debut C-HR sebagai kendaraan konsep pada Paris Motor Show 2014, crossover SUV ini telah dipamerkan di tempat lain di Eropa, seperti International Motor Show 2015 di Frankfurt. Sekitar satu tahun sejak display di Tokyo Motor Show ke-44, Toyota kini meluncurkan spesifikasi pasar Jepang dari versi C-HR.

Di bawah konsep "Sensual Speed-Cross", desain C-HR memiliki tema arsitektur berlian, membuatnya terlihat sedikit lebih tajam pada eksterior meskipun secara siluet tetap menyerupai Yaris.

Toyota mengklaim di belakang konsep driving C-HR adalah kinerja mengemudi yang responsif. Dengan perbaikan lebih lanjut untuk platform TNGA, chassis yang ditingkatkan kekuatannya, handling yang nyaman dan stabil.

Dengan kinerja responsif dan efisiensi bahan bakar, Toyota menargetkan pasar utama SUV ini adalah pecinta SUV kompak, termasuk konsumen muda berusia 20 hingga 30-an tahun.

Pasar segmen SUV kompak telah tumbuuh 2,5 kali selama beberapa tahun terakhir, dan sebagian besar dari konsumennya mementingkan desan eksterior dan interior dibanding kelompok pasar lainnya.

Fitur unggulan

C-HR akan hadir dengan Toyota Safety Sense P pada semua model, fitur bantuan menghindari tabrakan yang mencakup Pre-collision System, yang mendeteksi pejalan kaki, radar cruise control dengan pelacak all-speed, Lane Departure Alert (dengan kontrol kemudi), dan Automatic High Beam (AHB).

Blind Spot Monitor yang dilengkapi radar untuk mendeteksi kendaraan di wilayah blind spot ditambah indikator LED pada spion yang akan menyala atau berkedip untuk memperingatkan pengemudi.

Sistem Rear Cross Traffic Alert-nya akan mendeteksi kendaraan di belakang yang melintas ketika C-HR akan keluarkan dari tempat parkir. Pada kasus ini pengemudi juga akan diingatkan jika ada kendaraan yang melintas melalui lampu berkedip atau buzzer yang berada di sisi spion.

Pada bagian depan, Toyota telah memperbarui grille dan performa aerodinamis untuk meningkatkan pendinginan dan perlindungan keselamatan bagi pejalan kaki.

Eksterior


Dengan desain potongan berlian yang tajam, terutama di atas lengkungan ruang roda, diklaim Toyota memberikan crossover ini kesan sangat powerful.

Struktur termodulasi dan finishing glossy pada permukaan telah menciptakan profil kabin tipis dan ramping dari coupe.
[image]
Bentuk berlian terpahat jelas terlihat dengan mengintegrasikan kabin dengan pintu belakang dan detil di bagian bawah, ditambah dengan garis di atas lengkungan roda, menghasilkan profil berani dan sensual.

Gaya coupe kental pada pintu belakang yang terintegrasi dalam C pilar.

Pada bagian belakang, kabin yang meruncing ke belakang mengintegrasikan akses tailgate beregsel atas untuk menyajikan kabin lebih luas.

Interior


Berdasarkan konsep desain "Sensual Tech", interiornya hadir dengan nuansa canggih yang belum pernah ditemukan pada model-model sekelas sebelumnya.

Bantalan lembut pada panel instrumen dengan hiasan pintu dan ornamen bernuansa logam mengesankan ruang yang lebih luas.

Panel kontrol, dengan berbagai indikator (meter) yang terletak di tengah, diposisikan menghadap pengemudi, dengan semua item diletakkan di sepanjang garis berkelanjutan, sehingga semua operasi mengemudi bisa dilakukan dengan lancar.
[image]
Multi-information display (TFT warna 4,2 inci) menampilkan informasi dalam resolusi tinggi.

Sementara kursi sporty-nya menawarkan penyangga yang diklaim sangat baik. Bantalan kursi dengan ketebalan yang dioptimalkan secara merata mendistribusikan tekanan di tulang ischial, membuat perjalanan panjang lebih nyaman.

C-HR dikembangkan dengan fokus pada ide-ide "Respon, Linearitas dan Consistency" untuk mencapai konsep desain kunci dari kinerja mengemudi yang responsif.

Platform TNGA telah memungkinkan penciptaan kendaraan dengan peningkatan kekuatan sasis dengan pusat gravitasi rendah, dengan penanganan stabilitas dan kenyamanan saat berkendara.

Kenyamanan

Suspensi depan menggunakan Macpherson dari pengembangan terbaru, sedangkan bagian belakang menggunakan suspensi double-wishbone.

Selanjutnya, penggunaan stabilisator berdiameter besar dan optimalisasi karakteristik peredaman dari shock absorber membantu untuk memberikan stabilitas kemudi dan perjalanan yang lebih nyaman.
[image]
Shock absorber Sachs yang ditawarkan sebagai perlengkapan standar. bahan Urethane telah diadopsi untuk bantalan pada bagian atas untuk pertama kalinya oleh Toyota.

Fitur lain

Toyota C-HR menawarkan radius putar 5,2 meter menyajikan manuver sebanding dengan hatchback.

Mobil ini menawarkan ruang kabin yang lumayan berkat panjang body-nya yang 1.715 mm dan lebar 1.455 mm, sementara tingginya 1.550 mm, yang dapat dengan mudah manuver dalam area struktur parkir paralel.

Struktur pedal gasnya juga diklaim menawarkan pengemudi kontrol yang sangat tepat, memungkinkan akselerasi halus ketika bertolak untuk bergerak dan percepatan yang sangat responsif ketika pedal ditekan.
[image]
Sementara posisi pedal rem dioptimalkan pada sudut yang lebih baik, dan bushing baru dirancang memberikan rasa yang lebih pas.

Lampu sen sequential, di mana 12 LED menyala secara berurutan dari dalam ke luar, telah diadopsi untuk pertama kalinya dalam merek kendaraan Toyota.

Sebuah sumber cahaya memproyeksikan logo C-HR di tanah dari lampu spion, menerangi jalan pengemudi yang membuat perjalanan malam hari lebih menyenangkan.
[image]
C-HR hadir dalam delapan warna ekterior, termasuk yang baru dikembangkan Radiant Green Metallic dan Logam Metal Streaming Metallic. Hitam dan licorice brown tersedia sebagai warna interior.

Velg aluminium 18-inci C-HR dengan kombinasi seperti mata pisau mesin potong terlihat lebih kreatif dan menarik.

Editor: Ivan Setyanto

COPYRIGHT © Otolovers.com 2016