Salah satu brand General Motors, Chevrolet.

GM sementara lolos dari tuntutan konsumen yang mengaitkan recall 2014

New York (Otolovers) - Seorang hakim AS pada Jumat menolak beberapa klaim terhadap General Motors yang diajukan oleh para pelanggannya yang menuntut kompensasi atas penurunan nilai jual kembali kendaraan setelah recall terkait keamanan pada 2014, termasuk mengenai ignition switch.

Hakim Distrik AS Jesse Furman di pengadilan federal Manhattan menolak tuntutan serta klaim dari pengguna mobil GM yang kendarannya tidak diduga cacat saat dijual.

Klaim itu ditolak karena masalah yang dituntut tidak terkait langsung dengan recall GM pada 2014. Furman mengatakan ia akan mempersilakan penggugat untuk mengejar kompensasi jika kerusakan terkait dengan penarikan (recall), menurut Reuters dalam laporannya.

Pengacara penggugat mengatakan mereka mengajukan tuntutan klaim sebanyak-banyaknya 10 miliar dolar dalam gugatan yang diusulkan.

Kasus-kasus dikonsolidasikan sebelum putusan Furman, yang juga mengawasi kasus-kasus cedera dan kematian dalam kecelakaan yang menyalahkan ignition switch dan mendorong recall 2,6 juta kendaraan GM pada 2014.

Juru bicara GM Jim Cain mengatakan bahwa perusahaan akan terus berjuang menghadapi klaim-klaim yang tersisa.

Pemimpin pengacara untuk penggugat, Steve Berman, mengatakan mereka berencana untuk mengajukan banding atas putusan hari Jumat.

GM telah membayar 2 miliar dolar dalam penalti hukum pidana dan perdata terkait ignition switch, yang bisa mencuat keluar dan mengurangi kinerja airbag, kemudi, dan sistem rem.

Masalah itu telah dikaitkan dengan 124 kematian dan 275 korban luka-luka. GM telah mengakui bahwa beberapa karyawan tahu tentang masalah ini selama lebih dari satu dekade sebelum recall diperintahkan.

Para pihak dijadwalkan akan membahas langkah-langkah berikutnya dalam sidang yang dijadwalkan 28 Juli.

Editor: Ivan Setyanto

COPYRIGHT © Otolovers.com 2016