Valentino Rossi

Rossi: peluang juara dunia terbuka lebar

Jakarta (Otolovers) - Valentino Rossi hanya tertinggal 12 poin di belakang rekan setimnya Jorge Lorenzo di klasemen MotoGP setelah ia finish di urutan kedua di seri Prancis.

Rossi sedang on fire di GP Prancis, berjuang dari posisi start ketujuh untuk mengamankan podium ke-178 di kelas utama.

The Doctor berbekal start yang buruk dari baris ketiga tapi dengan cepat merangsek ke posisi keenam sebelum terlibat persaingan ketat dengan duo pebalap Monster Yamaha Tech 3, Pol Espargaro dan Bradley Smith, di lap pembuka.

Setelah berjuang melewati sesama pembalap Yamaha, dengan cepat ia melanjutkan untuk mengambil tempat kelima dari Aleix Espargaro (Team Suzuki Ecstar) setelah lap ketiga.

Juara dunia sembilan kali ini kemudian mengarahkan perhatiannya pada Marc Marquez (Repsol Honda Team) dan meningkatkan kecepatan untuk mempersempit gap menjadi 1,3 detik, dengan lap tercepat 1 menit 33,293 detik.

Dengan 20 lap tersisa, Rossi naik ke tempat keempat ketika Iannone tersingkir karena jatuh, yang mendorong Rossi berjuang untuk tempat di podium. Memiliki ban yang masih bagus, ia berbaris dengan rival Spanyol dan di bawah sorak sorai keras dari para fans ia menyusul Marquez di putaran berikutnya.

Misi Rossi selanjutnya menyalip Andrea Dovizioso (Ducati Team), dan berhasil saat di tikungan sudut Musée. Meskipun tidak mampu meregangkan gap-nya di tempat kedua, Rossi terus menggeber  motornya YZR-M1 untuk tetap aman hingga Marquez dan Dovizioso jatuh bersamaan di tikungan ketujuh.

Dengan dua belas setengah lap tersisa, Rossi tidak lagi di bawah tekanan. Tidak dapat memperpendek jarak dengan rekan setimnya yang memimpin, dengan gap 5,2 detik, ia fokus menjaga posisinya dari Maverick Viñales (Team Suzuki Ecstar) yang menguntitnya di tempat ketiga.

Rossi akhirnya finish di tempat kedua dengan selisih wakatu 10,654 detik di belakang Lorenzo, dan itu berarti dua kali berturut-turut pebalap pabrikan Yamaha merebut tempat 1-2 berturut-turut setelah setelah kemenangan Rossi terakhir kali di Jerez.

Ini sekarang berarti bahwa Rossi--yang mengumpulkan 78 poin-- hanya 12 poin di belakang rekan setimnya Jorge Lorenzo (90 poin) yang memimpin klasemen dan hanya 7 poin di belakang Marquez yang berada di urutan kedua.

Rossi berada dalam posisi yang kuat menjelang putaran enam Kejuaran MotoGP 2016 di Mugello, Gran Premio d'Italia, yang akan berlangsung 20-22 Mei ini.

Memulai start dari baris ketiga diakui Rossi menjadi awal yang rumit. Tapi ia mengaku punya kecepatan baik, meskipun tetap harus tenang karena akan sangat mudah untuk membuat beberapa kesalahan.

Langkah demi langkah ia kemudian berada di belakang Marquez dan Dovi dan pada saat itu ia bisa melaju sedikit lebih cepat untuk menyusul kedua pesaingnya itu.

"Saya sangat senang, karena ketika Anda mulai dari posisi ketujuh dan Anda mengambil dua puluh poin itu sangat bagus, juga karena 20 adalah poin yang sangat penting. Dalam kejuaraan ini saya dua belas poin di belakang Jorge dan tujuh di belakang Marc."

"Ini berarti bahwa antara kami bertiga juara dunia terbuka lebar dan kami harus berkonsentrasi. Aku hanya ketiga pada saat ini, jadi saya harus berpikir balap demi balap dan terutama memikirkan Mugello dan mencoba untuk menjadi kompetitif di sana," kata Rossi kepada motogp.com.

Editor: Ivan Setyanto

COPYRIGHT © Otolovers.com 2016