Toyota All New Sienta dan Honda New Freed

Toyota Sienta vs Honda Freed

Jakarta (Otolovers) - Toyota Astra Motor (TAM) telah memanfaatkan momen IIMS 2016 untuk mengenalkan All New Sienta, sebuah MPV yang bakal menjadi pesaing Honda Freed di pasar Indonesia meskipun tidak menutup kemungkinan bakal mengganggu kelas lain pada segmen ini.

[Lihat Galeri: Toyota All New Sienta]

Sienta dan Freed, selain desain belakangnya yang satu "gaya", keduanya juga berada dalam rentang harga yang dekat untuk saling bersaing, dengan sama-sama mengandalkan sliding door, mesin berkapasitas sedang 1.500cc dan kapasitas 7-penumpang.

Otolovers.com mencoba menyandingkan keduanya untuk membandingkan satu sama lain, baik dari sisi desain, fitur, maupun bekal mesin di dalamnya, setelah 10 hari TAM memamerkan Sienta di IIMS.

1. Eksterior

Sepintas, eksterior Sienta terkesan sangat "ramai" terutama yang berwarna orange. Ada sebagian orang yang tidak menyukai tampilan ramai, dan ini sebuah langkah berani Toyota untuk melawan arus dari yang dianut kebanyakan produsen--konsep elegan dan sporty.

Secara umum, desain Honda Freed lebih elegan dan kompak, tidak banyak ornamen tidak perlu baik di belakang maupun di depan. Sekali lagi Honda Freed punya konsep desain seperti kebanyakan brand, yang mengutamakan elegan dan eksklusivitas.

Pada bagian lampu depan (headlamp), Sienta boleh dibilang cukup baik dan baru dengan tampilan meruncing di depan dengan sudutnya hampir menyentuh sudut grille. Tapi sayangnya, bentuk kaca lampunya bagitu cembung, yang jika dilihat dari samping begitu kentara benjolannya.

[image]
Sementara punya Honda Freed meskipun bentuknya tidak istimewa tapi terlihat lebih kompak dan begitu serasi serta ujung depannya yang segaris dengan sudut atas grille depan. Apa pun, baik lampu maupun grille, Freed lebih elegan dan kompak, walaupun Toyota mencoba dengan tampilan baru grille lebih lebar pada Sienta.

Pada bagian samping, sudut desain dan tampilan Sienta tidak jauh berbeda dengan konsep pada Avanza, hanya ada tambahan ornamen di depan roda belakang, sementara Freed juga mempertahankan ciri khas Honda.

Pada bagian belakang, baik Freed maupun Sienta punya desain "papag", sisi yang membuat keduanya dibilang mirip, meskpun pada MPV Toyota tampak tidak biasa--dengan pintu bagasi tidak mengambil ruang penuh dari pusat sudut belakang mobil, memotong dan menyisakan separuh lampu belakang.
[image]
Pada bagian ini juga mengesankan desain Sienta bagitu ramai, kurang simpel, dan akan mengurangi keindahan bagian belakang ketika pintu bagasi dibuka.

2. Interior

Untuk desain interior, All New Sienta secara detil tampil modern, namun lagi-lagi menurut Otolovers kurang simpel dalam layout, terutama dalam pembagian kompartemen dashboard--begitu "jlimet" namun kurang selaras satu sama lain.

Pada Freed, kami tidak perlu banyak berkomentar, seperti pada kebanyakan mobil Honda, modern, kompak, dan elegan, walaupun mempunyai konsep sama layout bertingkat.
[image]
Pada kursi dan trim pintu, All New Sienta memang berbeda dari kebanyakan MPV menengah ke bawah punya brand ini. Pada Sienta disertakan paduan warna yang selaras dengan tekstur begitu kentara.

Toyota menyediakan banyak kompartemen penyimpanan baik di kursi depan maupun belakang, satu sisi yang sebelumnya juga dibanggakan oleh Freed.

Untuk sistem audio, punya Sienta patut diacungi jempol, dengan display layar sentuh 7 inci dilengkapi mirroring over WiFi, Internet browser, dan voice command pada tipe Q, V, dan G, lebih lengkap dari Freed setidaknya saat ini.

[image]
Perbedaan mencolok lainnya, yakni pada sistem pengereman parkir. Freed sudah menggunakan rem parkir injak, sedangkan Sienta masih konvensional dengan tuas tangan, kemudian letak tuas pemindah gigi (transmisi) yang berbeda.

[image]
Meskipun Sienta punya badan lebih panjang, 4.235mm versus 4.215mm, tapi Freed lebih lebar dengan 1.700mm, sedangkan Sienta 1.695mm. Lebih panjang bukan berarti kabin lebih luas, terutama kursi baris ketiga, punya Freed lebih lega.

[image]
3. Fitur

Baik Honda Freed maupun Toyota Sienta sama-sama menggunakan pintu sliding di kabin penumpang, juga dengan power sliding door kanan kiri untuk dua tipe teratas, dan hanya pintu kiri untuk tipe terendahnya.

Bedanya, Honda sudah menyematkan sensor pada power sliding door Freed, yang secara otomatis menghentikan pintu geser ketika tutup tangki bahan bakar terbuka--sliding door tidak menabrak tutup tanki ketika membuka saat mengisi bahan bakar--, jadi lebih aman.

[image]
Soal perangkat pendingin atau AC, keduanya juga tidak berbeda, dengan pengaturan otomatis serta ada display digital, dilengkapi double blower untuk kenyamanan penumapng belakang--Sienta tipe Q,V,G, Freed tipe S dan E.

[image]
Honda Freed dilengkapi Eco indikator, sebagai panduan bagi pengemudi yang menginginkan berkendara dengan lebih ekonomis.

Kelebihan Freed lainnya untuk fitur interior, antara lain tuas transmisi yang menyatu dengan dashboard--seperti pada Odyssey--membuat kabin depan lebih luas, kemudian ada power sliding door control di kanan roda kemudi.

Kemudian, Freed sudah dilengkapi tilt steering untuk mengatus posisi roda kemudi sesuai kenyamanan pengendara, meskipun pada Sienta juga sama dilengkapi swicth dan terbungkus bahan kulit untuk tipe tertingginya.

[image]
Satu lagi yang patut dipuji dari Sienta adalah tombol Smart Start-Stop, system keyless yang tersedia pada tipe Q dan V saja.

4. Mesin

Freed dan Sienta sama-sama dibekali mesin 1.5-liter, mesin yang dikembangkan kedua pabrikan dari mesin yang selama ini sudah digunakan pada beberapa model pendahulunya.

Sienta mengusung mesin berbeda dari model yang dipasarkan di Jepang, yakni 2NR-FE 4-siliner in line, 16 valve, DOHC, dual VVT-i yang dikembangkan dari mesin Etios dan Avanza facelift.

[image]
Menurut sejumlah referensi--karena TAM kurang terbuka dalam hal ini--, mesin itu menghasilkan power maksimum 76kW (104 PS) pada 6000rpm, dengan torsi maksimum 139Nm (103 lbf-ft) pada 4200rpm.

Semua tipe All New Sienta menggunakan transmisi baru CVT 7-percepatan dengan sport sequential shiftmatic.

Sementara mesin Freed bermesin i-VTEC 1.5-liter SOHC Power Characteristic, yang menghasilkan tenaga maksimum 87kW (118PS) pada 6.600rpm, dan torsi maksimum 146Nm (149 Kg.m) pada 4.800rpm.

[image]
Honda Freed menggunakan transmisi otomatis dengan 5-percepatan--standar Honda.

5. Keselamatan

Dalam hal keamanan, All New Sienta lumayan lengkap dibanding Freed, yakni dual RSR airbag, bahkan plus airbag untuk perlindungan lutut pengemudi.

[image]
Honda memang punya teknologi andalan G-CON + ACE yang didesain untuk membagi impact benturan ke seluruh rangka mobil, namun Sienta punya satu yang terbaru hill start assist yang sudah menjadi andalan mobil-mobil terbaru di pasar saat ini.

[image]
Honda memang menggunakan teknologi sejenis pada HR-V dan BR-V atau model terbaru lainnya, tapi belum pada Freed yang beredar di Indonesia saat ini.

Fitur keselamatan selebihnya tidak jauh berbeda, yakni sistem pengereman ABS, kontrol stabilitas, dan sistem pengereman cakram, bahkan Sienta menggunakannya untuk roda depan dan belakang.

6. Lainnya

Tidak seperti Freed yang semuanya menggunakan roda 15 inci sebagai standar, dengan ukuran ban 185/65, Toyota Sienta menyediakan dua pilihan; 15 inci untuk tipe E dan G, serta 16 inci untuk tipe Q dan V.

[image]
All New Sienta yang tersedia dalam tujuh pilihan warna, Super White, Gray Metallic, Silver Metallic, Black Mica, Orange Metallic, Quartz Brown Metallic dan Dark Brown Mica Metallic dipasarkan dengan rentang harga Rp230 juta hingga Rp295 juta.

New Freed dengan pilihan warna Taffeta White, Crystal Black Pearl, Polished Metal Metalic, Lunar Silver Metallic, dan Premium Cosmic Violet Pearl dijual mulai Rp273,3 juta sampai Rp294 juta.

Editor: Ivan Setyanto

COPYRIGHT © Otolovers.com 2016