Sekilas All New Pajero Sport vs All New Fortuner 2016

Jakarta (Otolovers) - Dua SUV bergengsi sama-sama hadir di Indonesia pada awal 2016 ini, Toyota All New Fortuner 2016 dan Mitsubishi All New Pajero Sport yang bakal diluncurkan di Jakarta akhir Januari ini.

Lebih dulu meluncur, Toyota All New Fortuner, yakni Jumat, 22 Januari, sedangkan Mitsubishi All New Pajero Sport dirilis 29 Januari, meskipun first impression sudah digelar untuk kalangan terbatas pada 9 Januari.

Berikut Otolovers menyajikan sekilas perbandingan Mitsubishi All New Pajero Sport dengan Toyota All New Fortuner 2016 berdasarkan varian tertinggi keduanya, 2.4 VRZ 4X4 A/T dan Dakar 4x4 A/T :

Lampu depan


Baik All New Pajero Sport maupun All New Fortuner berlampu depan (headlamp) dengan desain lebih sipit dibanding masing-masing pendahulunya. Sama-sama menggunakan lampu LED.
[image]
Jika All New Fortuner menggunakan teknologi Bi-Beam pada headlamp-nya--dengan pengaturan beam jarak dekat dan jauh dalam satu headlamp--, sedangkan All New Pajero Sport disebut menggunakan projector Bi-Led headlamp dengan auto leveling dan spectrum LED daytime running lights.

Mengenai desainnya, silakan otolovers memberikan penilaiannya sendiri.

Soal spion, secara bentuk nyaris sama, tapi All New Fortuner punya lampu di baliknya lebih panjang dibanding Pajero Sport, serta dilengkapi welcome light untuk varian VRZ dan SRZ, sementara punya Mitsubishi menawarkan tambahan chrome pada spion elektriknya plus lampu sen.

Lampu belakang

Toyota mendesain lampu belakang All New Fortuner dalam bentuk pipih horisonal, tidak memanjang dari atas ke bawah seperti Alll New Pajero Sport, dan memilih pojok belakang body diisi dengan hanya "bingkai" kaca yang membuat kaca samping bagian belakang menyatu dengan kaca pintu bagasi. Dengan kaca menyatu itu, membuat atap All New Fortuner seperti mengambang, makanya oleh Toyota disebut "floating roof".
[image]
Tidak seperti Toyota, Mitsubishi telah merombak desain lampu belakang All New Pajero Sport, menjadikannya memanjang dari lekukan tengah body belakang, ke bawah dan hampir sepanjang hingga ujung bawah pintu bagasi. Lebih garang atau lebih manis, silakan otolovers menilainya.

Sebagai tambahan, All New Fortuner tipe VRZ dan SRZ bagasinya dapat dibuka secara otomatis menggunakan remote control (smart entry control) alias elektrik.

Desain interior

Baik All New Fortuner maupun All New Pajero Sport versi tertinggi, keduanya sama-sama menawarkan desain interoir yang menawan. Kalau All New Pajero Sport menambahkan aksen chrome silver dan ornamen bertekstur kayu, sementara All New Fortuner berbalut kulit, kecuali roda kemudinya yang sama-sama berbalut kulit.
[image]
Di tengah depan atas, Toyota menyematkan cabin lamp (lampu kabin) dengan ambient light dengan bingkai ornamen silver. Mitsubishi tidak mendesain lampu kabin depan dengan muluk-muluk, tapi justru mempertahankan sun roof sebagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh All New Fortuner.

Untuk kursi, semua varian tertinggi SUV dari dua pabrikan itu sama-sama menyematkan sarung kulut sebagai pelindung, bedanya....., All New Pajero Sport memberi warna senada dengan warna utama interiornya. All New Fortuner tidak begitu, Toyota mendesain sarung kursi dengan warna berbeda dengan warna utama dinding samping kabin dan dashboard.
[image]
Soal perangkat hiburan, baik varian tertinggi All New Fortuner maupun All New Pajero, sama-sama menambahkan menambahkan layar di atap di atas di belakang ruang kemudi untuk memanjakan penumpang belakang.

Konsol tengah

Desain konsol tengah All New Pajero Sport terlihat jelas lebih compact, tidak boros ruang. Pada All New Fortuner masih menyisakan banyak ruang kosong, terutama di sekitar tuas transmisi, apakah ingin menonjolkan ornamen tekstur kayu pada lantainya? Kami tidak tahu.
[image]
Tidak hanya dalam soal pemanfaatan ruang, desain tuas transmisi All New Pajero juga terkesan lebih modern dan simpel, sementara pada All New Fortuner tangkai tuas jauh lebih panjang dengan switch 2WD ke 4WD terpisah. Mitsubishi menempatkan switch yang sama dalam satu kotak silver bersama tuas transmisi, walaupun tetap ada pemisah tapi lebih compact dan modern.

Masih di seputar konsol tengah, All New Fortuner masih menggunakan rem tangan mekanik--dengan tuas panjang konvensional, beda dengan All New Pajero Sport yang sudah bersistem elektrik dengan tombol kecil yang sangat mudah dan ringan dioperasikan.

Transmisi versi matic All New Pajero Sport menggunakan 8-percepatan dengan moda pengemudian Sport Mode ditambah idle neutral control dan G-sensor, sedangkan All New Fortuner hanya 6-percepatan dan menyertakan mode pengemudian Eco-Normal-Power Mode, moda yang tersedia di semua variannya.

Hadir sama-sama berteknologi keyless untuk varian tertingginya, All New Pajero Sport dan All New Fortuner dilengkapi tombol start stop engine.

Toyota maupun Mitsubishi sama-sama menempatkan power outlet di bagian belakang konsol tengah, untuk memudahkan penumpang mengisi daya baterai gadget selama dalam perjalanan, meski keduanya berbeda bentuk dan desainnya.
[image]

Roda kemudi

Roda kemudi dua SUV pabrikan berbeda ini sama-sama menyertakan paddle sift untuk memudahkan pengemudi mengontrol audio, fungsi telepon dengan perintah suara, maupun perpindahan gigi.
[image]
Meskipun desainnya berbeda, secara umum keduanya sangat mirip untuk yang satu hal ini. Tapi, All New Pajero Sport punya fitur lebih lengkap untuk urusan stir ini, selain multi-function streering wheel, Mitsubishi juga menambahkan Cruise Control untuk mengendalikan kecepatan konstan sesuai keinginan pengemudi.

Mesin dan performanya

Meskipun mengeluarkan varian bensin dengan mesin 2.7L Dual VVTi, untuk varian termahal All New Fortuner yakni VRZ 4x4 A/T yang bermesin diesel, Toyota menanamkan mesin berkapasitas 2.4L VNT yang menghasilkan power (tenaga) maksimal hanya 149,6Ps pada 3.400rpm.

Sementara All New Pajero Sport, meskipun bervolume silinder hanya 100cc lebih besar, yakni 2.5L 4 in-line cylinder 16V MIVEC VG Turbo Intercooler, mesinnya berkode 4N15 itu mampu menghasilkan tenaga maksimum 181Ps pada 3.500rpm dan torsi 430Nm pada 2.500rpm.
[image]
Itu berarti masih lebih baik dibanding mesin 2.700cc varian bensin All New Fortuner sekalipun, yang hanya menghasilkan maximum power 163Ps pada 3.400rpm dan torsi maksimalnya 24.7Kgm pada 4.000rpm.

Roda


Untuk urusan roda, Mitsubishi membuat standar untuk semua varian All New Pajero Sport yakni ring 18 (inci), sedangkan Toyota membedakannya ada 17 dan 18 inci, dimana yang ring 18 hanya tersedia pada tipe SRZ dan VRZ, kalau tipe G 17 inci.

Satu lagi kelebihan All New Pajero Sport dalam urusan komponen di roda adalah sistem pengeremannya yang depan belakang sudah menggunakan disk brake, tidak seperti All New Fortuner yang roda belakangnya masih berrem tromol.

Jarak poros roda All New Fortuner tercatat 2,745m, dengan panjang body 4,795m, lebar 1,855m, dan ground clearance tidak di-declare. Sementara All New Pajero Sport memiliki panjang body 4,785m, lebar 1,815m, dan wheel base 2,800m.

Ground clearance All New Pajero Sport 2016 disebutkan 218mm, dengan radius putar 5,6m, sementara soal fitur keselamatan mungkin tidak jauh beda dengan All New Fortuner 2016.

Toyota All New Fortuner 2016 dibanderol on the road Jakarta mulai Rp442 juta - Rp557 juta, sementara Mitsubishi All New Pajero Sport belum diketahui dan tunggu saja saat peluncuran nanti.
[image]

Editor: Ivan Setyanto

COPYRIGHT © Otolovers.com 2016