Tips & Trik mudik sambil Touring

Tips & Trik mudik sambil Touring

Banyak hal yang membuat orang nekad berkendara saat mudik Lebaran :

1.       Naik sepeda motor bisa ngirit.

2.       Bisa lebih cepat sampai.

3.       Bisa buat mondar mandir saat di kampung.

4.       Show off ke tetangga kalau sudah punya sepeda motor.

Poin no 1. Naik sepeda motor itu jauh lebih irit? Memang tidak ada yang menyangkal akan itu apalagi menggunakan motor kecil seperti motor motor matik. Akan tetapi karena mengejar iritnya saja para pengendara tidak mengindahkan aspek safetynya. Berkendara dengan penumpang lebih dari ketentuan (Ayah, Istri dan anak 3 orang) dan membawa barang yang dimensinya dan beratnya dapat mempengaruhi kestabilan motor. Seharusnya  boleh membawa barang dan penumpang asal berat barang + penumpang tidak lebih dari 150 kg. Dan barang yang dibawa tidak mengganggu handle dan kestabilan motor itu sendiri.

Poin no 2. Bisa lebih cepat sampai. Untuk hal ini juga bisa dibenarkan karena motor lebih fleksibel untuk selap selip dan lewat jalur jalur alternatif yang sempit. Tetapi keseringan karena ingin cepat gaya berkendaranya kayak pembalap.

Poin no 3. Bisa buat mondar mandir di kampung oke saja. Karena dari pihak pemerintah kita belum dapat menyiapkan angkutan terintegritas yang mumpuni untuk masyarakat. Sepeda motor adalah pilihan yang pas buat beraktivitas dalam berbagai hal.

Poin no 4. Show off ke tetangga atau teman kalau sudah punya sepeda motor. Ini yang kurang bisa dimengerti. Karena sering terlihat di kampung. Cuma ingin show off sampai dibela-belain nekat naik motor saat mudik.

Dari empat poin di atas apakah bahaya mudik dengan berkendara sepeda motor? Kita kembali lagi ke ilmu safety riding. Safety riding itu adalah tindakan pencegahan bukannya pengobatan. Trilogi kecelakaan karena adanya 3 unsur yaitu manusia, kendaraan dan Jalan, akan tetapi yang paling berpengaruh adalah manusianya. Karena manusianya yang harus dapat mengontrol semua. Jadi bahaya atau tidak, tergantung dari pengendaranya. Jadi pakai motor kecil pun aman.


 Persiapan sepeda motor untuk mudik sambil touring : (picture)


1.Cek volume oli rem

2.Cek lampu & sign (depan & belakang)

3.Cek alur dan tekanan ban (depan & belakang)

4.Cek kampas rem (depan & belakang)

5.Servis mesin (ganti oli mesin, oli transmisi, cleaning injector)


Pastikan semua yang disiapkan masih bagus dan siap untuk berkendara


Tambahan persiapan yang wajib dibawa :

1.       Bawa basic tools [obeng, kunci busi]

2.       Membawa cadangan busi, lampu utama dan rem jika berkendara malam hari

3.       Pastikan baut sepeda motor tidak ada yang kendor

4.       Perlengkapan administrasi [SIM, STNK] yang masih berlaku

5.       Membawa jas hujan.

Perlengkapan wajib pengendara : (picture)


1.Helm full face

2.Jaket & protector

3.Sarung tangan

4.Celana & protector

5.Sepatu riding


Tips Berkendara  :

1.       Cukup Istirahat sebelum berangkat.

2.       Sudah makan di atas 1 jam sebelum berkendara, yang berpuasa juga tidak masalah

3.       Pastikan semua perlengkapan, administrasi dan lainnya sudah terbawa.

4.       Lakukan peregangan otot sebelum berkendara agar lebih rileks. Lakukan dengan urutan dari kepala sampai ke kaki.

5.       Sebagai insan yang beriman, berdoa sebelum melakukan perjalanan.

6.       Saat berkendara wajib mematuhi peraturan Undang-Undang yang berlaku [UU No. 22 Tahun 2009]

7.       Lakukan istirahat maksimum setiap 2 jam sekali (jika sebelum 2 jam sudah lelah wajib melakukan istirahat)

8.       Lakukan senam kecil saat istirahat agar tambah fresh.

9.       Pastikan kondisi jalur aman sebelum melakukan manuver atau mendahului.

 

Demikian tips and trik untuk persiapan mudik dengan berkendara sepeda motor.

Semoga dapat bermanfaat.

COPYRIGHT © Otolovers.com 2016

Komentar